What's wrong with Abishaka?
Ravel menyikut lengan Abishaka, memberi kode pemuda itu untuk mengalihkan pandangannya pada sepasang kekasih yang sedang duduk di salah satu kursi pengunjung, “Liat deh, ada ketua moran lagi pacaran,” bisiknya di sela-sela waktu istirahat.
Abishaka yang sedang membetulkan senar gitar sontak mengalihkan pandangannya, tertarik untuk melihat interaksi Jnata dan sang kekasih.
Ada rasa sendu yang menghampiri hati, berusaha untuk bersikap biasa saja tapi nyatanya kedua pasang matanya tidak bisa untuk diajak berkerja sama.
Jnata tersadar akan sepasang mata yang memperhatikannya, mengerjap pelan, menatap balik Abishaka yang melihatnya dengan tatapan sinis? Apa mungkin perasaannya saja?
Pemuda itu mengerinyit tak mengerti mengapa sang rival yang biasanya menatapnya lembut kini terlihat merasa kesal.
Ada apa dengan Abishaka?